Just another WordPress.com site

SENDI MANUSIA

Bagian–bagian dari kerangka dihubungkan dengan satu dan lainnya melalui perantara berupa perlekatan–perlekatan atau persendian :

1.      Diantara tulang tibia dan fibula terdapat sebuah sekat (membran) yang dibentuk jaringan ikat kolagen yang disebut membrana interosea kruris. Sekat ini berfungsi untuk :

a.       sebagai tempat melekat  (origo) beberapa otot tungkai bawah .

b.      untuk memindahkan gaya tekan dari tulang tibia ke tulang fibula. Kedua tulang itu dipersatukan oleh dua pita jaringan ikat pada pergelangan kaki, yaitu pada persendian tibiofibular (suatu sindesmosis). Pita– pita jaringan ikat ini disebut ligamen–ligemen (ligamen tibiofibularis anterior dan posterior).

Ada ikat–ikat yang melindungi kapsul sendi dengan cara membatasi gerakan–gerakan pada arah tertentu. Ikat yang kuat pada diri manusia adalah ligamentum iliofemoral yang terletak pada sebelah ventral sendi paha.

2.      Tipe perlekatan diantara ruas-ruas tulang belakang (vertebreta) pada kolumna vertebral yang disebut diskus intervertrebalis diskus ini terdiri dari serat–serat kolagen , sel–sel tulang rawan dan pada bagian tengahnya terdapat inti yang lunak, yaitu nukleus polposus yang disebut juga tulang rawan sekunder. Contoh lain persendian tulang tulang rawan asalah tulang persendian jaringan ikat diantara tulang–tulang pipih yaitu sutura antara tulang-tulang tengkorak.

Persendian (sendi sinovial)

Bagian–bagian yang berperan pada sendi sinovial terletak di dalam kapsul sendi dan dilapisi tulang rawan sendi yaitu lapisan tulang rawan yang menyelubungi ujung–ujung tulang yang bersendi. Bagian luar kapsul dibentuk oleh serat–serat kolagen yang kuat, sedangkan bagian dalam teridiri atas sel–sel yang menghasilkan cairan albumin yang berguna sebagai pelumas makanan bagi sel–sel tulang dan disebut sebagai cairan sinovial. Lapisan bagian dalam kapsul sendi disebut membran fibrosa. Diantara lapisan tersebut terdapat lapisan lemak yang tipis.

Tebal tipisnya tulang rawan sendi tergantung pada kekera[an gesekan (tekanan yang terjadi) pada sendi tersebut. Tulang ini dapat menyerap bahan – bahan makanan tertentu dari cairan sinovial disebut bursa. Bursa sinovialis terbesar adalah suprapatelar yang terletak diantara tulang femur dan otot-otot ekstensoor sendi lutut (kuadrisep femoris). Bursa terdapat pada berbagai tempat ditubuh manusia, misalnya antara otot-otot, tendo-otot, dan antara tendo dengan tulang-tulang.

Tulang yang membentuk sendi umumnya cocok satu dengan yang lainnya. Apabila tulang-tulang tersebut tidak tepat, bagian yang longgar akan diisi olehlapisan jaringan fibrokartilago. Jaringan ini disebut meniskus apabila mengisi sebagian rongga sendi. Dan apabila karingan ini membagi jaringan dua sendi, maka kan menjadi dua jarinngan yang terpisah, jaringan ini disebut cakram(diskus)

Macam-macam sendi :

a)      sendi engsel : gerakan yang terjadi pada satu bidang.

b)      Sendi kisar : gerakan disekeliling sumbu gerak.

c)      Sendi pelana : gerakan disekeliling dua sumbu.

d)      Sendi kondiloid : gerakan disekeliling dua sumbu.

e)      Sendi peluru atau enarthtrosis : gerakan disekeliling tiga sumbu.

f)        Sendi luncur (gliding joint/multiaksial bersumbu banyak) gerakan ke berbagai arah karene kapsul disekitar sendi luncur selalu ketat (artrodia)

Sendi lutut merupakankombinasi antara dua sendi engseldengan sendi kisar. Pada sendi ini gerakan yang dilakukan adalah gerakan fleksi dan ekstensi, endo dan eksorotasi tungkai bawah.

Apabila suatu ikat atau ligamen teregang, biasanya setelah diistirahatkan beberapa minggu ikat akn kembali normal. Akan tatapi, bila rekat yang sama mengalami regangan berulang kali, ikat ini akan memenjang dan tidak akan dapat berfungsi lsgi sehingga perlu dipendekkan melalui pembedahan.

Menurut geraknya sendi dibagi menjadi tiga macam :

  1. Sendi Mati
  • Pergerakan (sinortrosis)
  • Bila kedua ujung tulang rawan dihubungkan lima tulang rawan (ginkondrosis)

2.      Sendi Kaku

  • Gerakan Terbatas

3.            Sendi Gerak

  • Bergeraknya bebas ada yang satu sumbu dan dua sumbu.

Contoh pergerakan :

A.S Fibrosa

  • Sutura tidak ada sutura tengkorak
  • Syndesmosis tidak ada art. Tibiofibularisndistal
  • ghomposis tidak ada gigi pada proc.alvedoris

Sendi Rawan

  • syncrondosis tidak ada epiphyses
  • sympishisis sedikit sympisis pubis, discus inter vertebralis

Sendi Sinovial

  • sendi engsel sumbu 1 art.interphalanges
  • sendi kasar sumbu 1 art. radio-ulnalis
  • sendi elipsodia sumbu 2 art. radio carpalis
  • sendi peluru sumbu 3 art. humeris dan coxae

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: