Just another WordPress.com site


1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Secara garis besar permainan Bola Basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yaitu : mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting). Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan permainan bola basket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass) dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot yaitu pada saat memegang bola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai sebagai tumpuan. Dibawah ini penulis akan menjelaskan pada teknik apa saja kesalahan bisa terjadi.

 

Teknik Memegang Bola

Ini merupakan teknik paling sederhana dalam permainan bola basket namun pemain meremekan atau melalaikan teknik ini. Pada teknik ini kesalahan yang dibuat biasanya pemain memegang bola basket dengan sembarangan tanpa mengetahui cara yang dianjurkan. Akibat dari kesalahan ini, jika kita akan melakukan tembakan atau shooting akan melenceng. Dalam memegang bola, awalnya tangan membentuk sikap mangkok besar. Bola berada diantara telapak tangan. Telapak tangan melekat disamping bola agak kebelakang. Kemudian jari – jari tercentang melekak pada bola basket.

( http://ml-mul.blogspot.com/2007/05/permainan-bola-basket.html )

 

 

 

Teknik Mengoper Dan Menerima Bola

Dalam teknik ini, Anda harus siap dan tidak hanya asal cepat mengoper bola ke teman. Namun Anda harus dapat memperkirakan apakah teman anda nantinya bisa menangkapnya. Kalau ada lawan yang menghalangi jalan, pastikan Anda mengarahkan kepada teman Anda kemana mereka akan berlari supaya mereka tidak terlambat sewaktu menangkap bola operan dari Anda. Tapi kebanyakan pemain melakukan kesalahan pada teknik ini. Banyak kesalahan yang penulis lihat dari teknik ini misalnya : banyak lemparan bola yang dapat di cuting atau diputus oleh pihak lawan, lemparan bola banyak yang tidak bisa ditangkap oleh penerima bola, ini bisa saja disebabkan karena pengoper tidak bisa teknik mengoper bola dan penerima juga tidak bisa melakukan teknik menerima bola dengan benar dan mungkin bisa terjadi karena miss komunikasi.

Operan pada umumnya dilakukan dengan dua bahkan satu tangan serta harus cepat, tepat dan keras, tetapi tidak liar sehingga dapat dikuasai oleh kawan yang menerimanya. Namun mengoper tidaklah semudah orang menduga. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengoper bola antara lain :

  1. Arah bola ke sasaran harus terhindar dari serobotan ( intercept) lawan.
  2. Timing harus tepat
  3. Perasaan (feeling)
  4. Hindari lemparan menyilang

Untuk dapat melakukan operan dengan baik harus dapat menguasai macam-macam teknik dasar melempar dan menangkap bola dengan baik. Teknik dasar melempar bola tersebut antara lain :

  1. Chest Pass ( Operan dada)
  2. Bounce Pass ( Operan pantulan)
  3. Over Head Pass ( Operan dari atas kepala)
  4. Baseball Pass ( operan jarak jauh ( fast break))
  5. Operan samping
  6. Operan lengkungan samping
  7. Operan kaitan.

( http://sameng.blogdetik.com/2009/02/01/teknik-melempar-dalam-permainan-bola-basket/)

Teknik Menggiring Atau Mendrible Bola

Dalam teknik mendrible, pemain biasanya melakukan kesalahan pada saat mendrible bola, mereka menundukan kepalanya saat mendrible bola, jadi bola mudah untuk diambil atau direbut oleh pihak lawan. Kemudian pebasket saat mendribel bola terlalu tinggi dan ada juga yang tidak tahu cara menggiring bola, hanya asal – asalan menggiring.

Bentuk – bentuk menggiring atau mendrible bola :

  1. Mendrible rendah adalah untuk mengontrol atau menguasai, terutama dengan pemain lawan dalam menerobos pertahanan lawan.
  2. Mendrible tinggi adalah digunakan untuk kecepatan, jadi saat ingin mendrible bola dengan cepat maka badan agak ditegakkan tapi jangan sampai menegakkan badan sampai 180O karena bola akan mudah di rebut oleh lawan.
  3. Mendrible campuran menurut kebutuhan. Perubahan mendrible bola dari tinggi ke rendah atau sebaliknya sangat dibutuhkan untuk gerakan tiba – tiba karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi dalam pertandingan dan menggunakan cara apa lawan akan menjaga atau merebut bola dari kita.

Dalam hal ini banyak pemain tidak bisa melakukan teknik mendrible bola dengan benar. ( Tehnik Basket, http://bolabasket.wordpress.com/2008/04/03/playoff-di-depan-mata/ )

Teknik Lay Up

Lay up adalah usaha memasukkan bola ke ring basket dengan dua langkah dan meloncat. Cara melakukannya adalah pertama, langkah lebar dengan kaki kanan kedepan sedangkan langkah kedua lebih kecil dengan kaki kiri ke depan untuk lay up dengan tangan kanan dan sebaliknya lay up dengan menggunakan tangan kiri kemudian di lanjutkan dengan meloncat setinggi-tingginya agar lebih dekat dengan ring Basket.( http://turnbasketball.blogspot.com/2008/09/istilah-dalam-permainan-bola-basket.html). Tetapi kebanyakan lay up yang dilakukan oleh pemain basket tidak beraturan, mereka sembarangan dalam melakukan lay up, sehingga yang terjadi banyak bola yang tidak masuk kedalam ring basket karena kesalahan atau cerebohnya pemain dalam melakukan teknik lay up.

 

Teknik Menembak

Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain bola basket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam makalah ini. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tadi serta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan bola basket, walaupun tidak sempurna. Tetapi tidak jarang banyak bola waktu shooting yang tidak bisa masuk ke ring basket. Mungkin itu banyak kesalahan yang dilakukan pemain misalnya shooting dalam hal ini masuk tidaknya bola kedalam ring dipengaruhi oleh sikap kita, terkadang pemain melakukan kesalahannya pada saat memegang bola, pembentukan sudut, kuda- kuda kaki dan yang mereka lupakan adalah keyakinan pada kemampuan diri mereka sendiri. Mereka sendiri terkadang tidak percaya kalau bola tembakan atau shootingnya akan masuk kedalam ring basket. Yang kedua menembak dengan posisi melayang atau disebut juga dengan jump shoot. Dalam jump shoot ini, pemain biasanya kurang memiliki keseimbangan yang bagus kemudian dari situ akan terjadi kesalahan teknik yang berakibat fatal, yaitu bola akan keluar dari lintasan atau melenceng dan itu akan menyebabkan terjadinya bola liar.

Shooting atau menembak ini harus dilakukan sesering mungkin untuk melatih anak merasakan gerakannya dengan benar serta dapat terlatih ketepatannya. Untuk para atlet yunior biasanya penekanan latihan pada dua macam cara dalam melakukan shooting atau menembaknya antara lain :

  1. One Hand Shoot (Tembakan satu tangan).
  2. Two Hand Shoot (Tembakan dua tangan).

( http://ml-mul.blogspot.com/2007/05/permainan-bola-basket.html )

 

Pivot

Pivot adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki lain dapat berputar 360o ( Tehnik Basket. http://turnbasketball.blogspot.com/2008/09/istilah-dalam-permainan-bola-basket.html ). Tapi kebanyakan orang akan melakukan pivot, akan  melakukan kesalahan yaitu traveling atau juga foul. Kesalahan pada pivot ini terjadi karena salah satu kaki kurang memliki keseimbangan yang bagus.

Rebounding

Rebound adalah suatu istilah dalam permainan bola basket dimana seorang pemain menangkap atau mendapatkan bola pantul yang tidak berhasil masuk yang ditembakkan oleh pemain lain. Pebasket yang melakukan rebound kebanyakan adalah yang berada posisi center (tengah) dan Power Forward. Karena rebound lebih efektif untuk orang yang bertubuh lebih tinggi dan yang lebih dekat dengan ring basket. ( Tehnik Basket. http://www.sameng.blogdetik.com/ ).  Dalam hal ini kesalahan mungkin bisa terjadi karena pebasket tidak tahu kapan waktu meloncat untuk menangkap bola, lalu saat rebound pebasket lupa tidak menjauhkan bola dari lawan karena jika tidak, bola akan mudah di rebut oleh lawan, jadi rebound akan terbuang sia–sia. Dalam rebound yang perlu di perhatikan adalah pertama kamu harus lebih dekat dengan ring, pebasket harus tahu kapan waktu yang ideal untuk melakukan loncatan untuk menangkap bola atau memenangkan tangkapan dengan lawan, kemudian kamu harus menjauhkan bola hasil rebound dari lawan supaya tidak di rebut oleh lawan.

Block Shot:

Melakukan blok terhadap tembakan lawan, Kesalahan biasanya dilakukan pebasket saat lawan akan melakukan tembakan atau shooting kita melompat terlebih dahulu, kemudian posisi tangan pebasket tidak sejajar dengan tubuh.( http://turnbasketball.blogspot.com/2008/09/istilah-dalam-permainan-bola-basket.html )

 

 

1.2  Rumusan masalah :

  1. Teknik apa saja yang terdapat dalam permainan bola basket
  2. Kesalahan – kesalahan apa saja yang biasa ditemukan di dalam diri seseorang dalam melakukan teknik – teknik bola basket
  3. Bagaimana cara melakukan teknik yang benar dalam permainan bola basket

1.3  Tujuan

Adapun tujuan dibuatnya makalah ini adalah :

  1. Mengetahui teknik apa saja yang terdapat dalam permainan bola basket.
  2. Mengetahui kesalahan – kesalahan apa saja yang biasanya dilakukan seseorang dalam melakukan teknik – teknik bola basket sebagai bahan cerminan.
  3. Mengetahui cara melakukan teknik yang benar dalam permainan bola basket.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. PEMBAHASAN

2.1  Teknik Memegang Bola

Dalam memegang bola, awalnya tangan membentuk sikap mangkok besar. Bola berada diantara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat disamping bola agak kebelakang. Kemudian jari – jari tercentang melekak pada bola basket. Posisi bahu agak diangkat sedikit dan agak didekatkan ke dada. Kesalahan yang mudah ditemukan dalam teknik ini adalah pebasket dengan sembarangan memegang bola seperti  saat memegang bola kedua tangan pebasket bersentuhan dan bola tidak sejajar dengan kedua tangan.Dengan begitu bola akan mudah lepas dengan sendirinya atau pebasket saat memegang bola telapak tangan tidak menyentuh bola tapi hanya jari – jari tangan yang menyentuh bola, itu juga menyebabkan bola mudah lepas, kalaupun tidak lepas  itu akan memerlukan energi yang lebih banyak dibandingkan dengan memegang bola dengan cara telapak tangan menyentuh bola.

2.2  Teknik Mengoper Dan Menerima Bola

Istilah mengoper/melempar/mengumpan selalu berhubungan dengan menangkap (catching) atau menerima bola. Operan pada umumnya dilakukan dengan dua bahkan satu tangan serta harus cepat, tepat dan keras, tetapi tidak liar sehingga dapat dikuasai oleh kawan yang menerimanya. Namun mengoper tidaklah semudah orang menduga yang perlu diperhatikan dalam pengoperan bola adalah :

  • Arah bola ke sasaran harus terhindar dari serobotan ( intercept) lawan.
    • Dalam teknik ini kesalahan diakibatkan karena operan terlalu lemah atau lambat, jadi lawan bisa membaca atau menebak operan kita, jadi operan mudah di intercept oleh lawan
  • Timing harus tepat
    • Pebasket yang akan mengoper bola kepada kawan tidak tahu waktu yang sesuai sehingga operan mudah diputus ( cutting ) atau bola mudah direbut oleh lawan.

Teknik Melempar Dan Menangkap Bola.

Melempar bola dalam permainan bola basket adalah mengoper bola kepada teman satu tim, sedangkan menangkap bola adalah menerima bola dalam permainan bola basket.

1. Bola dipegang dengan kedua telapak tangan dan seluruhnya mengenai bola.

2. Letak tangan berada pada bagian samping bola agak sedikit kebelakang, jari-jari terbuka, ibu jari menghadap kedalam dan antara ibu jari yang satu dengan yang lain kira-kira berjarak satu telapak tangan.

3. Pada saat menerima operan, hendaknya bola disambut dengan kedua tangan serta ditarik ke arah dada.

Melempar bola atau mengoper bola dalam permainan bola basket dapat dilakukan dengan cara:

Lemparan Tolakan Dada Dengan Dua Tangan
Lemparan atau operan ini merupakan lemparan yang sangat banyak dilakukan dalam permainan. Lemparan ini sangat bermanfaat untuk operan jarak pendek dengan perhitungan demi kecepatan dan kecermatan dan kawan penerima bola tidak dijaga dengan dekat. Jarak lemparan ini antara lima sampai tujuh meter. Kesalahan yang sering terjadi adalah pengoper tidak mengetahui penerima sudah siap menerima operannya atau belum, pengoper melakukanya dengan tenaga lemah jadi laju bola juga akan lemah dan itu akan menyebabkan bola mudah direbut oleh lawan. Jadi cara melakukan operan dada adalah pegang bola dengan kedua telapak tangan, angkat bola sejajar dengan dada, kemudian saat melempar, dorong bola dengan kedua tangan, pada saat melempar agak diputar supaya mudah untuk diterima.

Lemparan Samping

Lemparan samping berguna untuk operan jarak sedang dan jarak kira-kira antara 8 sampai 20 meter, bisa dilakukan untuk serangan kilat.

 

 

Lemparan Di atas Kepala Dengan Dua Tangan

Operan ini biasanya digunakan oleh pemain-pemain jangkung atau tinggi. Untuk menggerakkan bola di atas sehingga melampui daya raih lawan. Operan ini juga sangat berguna untuk operan cepat. Bila pengoper itu sebelumnya menerima bola di atas kepala. Kesalahan yang mudah dilihat dari teknik ini adalah pelempar tidak bisa memperkirakan lemparanya.

Cara melakukan adalah pegang bola dengan telapak tangan, Letakkan bola diatas kepala hingga siku tangan sedikit ditekuk.

Lemparan Bawah Dengan Dua Tangan

Lemparan atau operan ini sangat baik dilakukan untuk operan jarak dekat terutama bila lawan melakukan penjagaan satu lawan satu. Cara melakukannya adalah  pegang bola dengan telapak tangan sehingga memenuhi samping bola. Jari-jari terentang lentur. Ibu jari menghadap kebawah.

Lemparan Kaitan

Operan kaitan sebaiknya diajarkan setelah lemparan-lemparan yang lain dikuasai. Operan ini digunakan untuk dapat melindungi bola dan mengatasi jangkauan lawan terutama bagi lemparan yang lebih pendek dari panjangnya. Ciri lemparan ini adalah bola dilemparkan di samping kanan/kiri. Terletak di atas telinga kiri/kanan dan penerima ada di kiri kanan pelempar. Di samping operan-operan tersebut di atas, masih ada lagi macam-macam operan yang pada hakekatnya merupakan kombinasi dari operan di atas.

 

2.3  Teknik menggiring atau mendrible bola

Menggiring bola adalah cara untuk membawa bola ke segala arah dengan lebih dari satu langkah asal bola sambil dipantulkan dan merupakan suatu usaha untuk mengamankan bola dari rampasan lawan sebab dengan demikian ia dapat bergerak menjauhkan lawan sambil memantulkan bola ke arah yang pebasket inginkan.

Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yaitu gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan. ( http://www.bloggaul.com/anassepty/readblog/77941/permainan-bolabasket )

Kesalahan yang dibuat pebasket dalam permainan bola basket antara lain :

  1. Pebasket menundukan kepala saat mendrible dan itu akan memudahkan lawan untuk merebut bola.
  2. Saat mendrible bolakaki pebasket melebihi langkah yang ditentukan dan itu akan menyebabkan traveling
  3. Pebasket melakukan drible dengan kedua tangan maka itu akan menyebabkan double.

Adapun drible yang benar antara lain:

  1. Anda harus bisa mendrible bola dengan tangan kanan atau kiri sampai benar – benar  menguasainya.
  2. Jangan menundukkan kepala sewaktu mendrible bola karena pandangan seorang pemain basket harus selalu mencari posisi yang tepat untuk menghindari sergapan lawan dan mengoper bola ke teman mainnya, jadi bukan fokus ke arah bola.
  3. Setelah Anda bisa menguasai drible, Anda harus belajar melakukan pertahanan, karena jika Anda tidak bisa pertahanan, bola akan mudah direbut oleh lawan. Cara mempertahankannya adalah tangan kiri rata dengan dada menjulur ke arah lawan sehingga lawan tidak bisa mengambilnya.

2.4  Teknik Lay Up

Yang dimaksud dengan lay up ialah tembakan yang dilakukan dengan jarak dekat dengan ring, hingga seolah-olah bola itu diletakkan kedalam ring yag didahului dengan gerakan langkah lebar dan melompat dengan setinggi – tingginya.

Kesalahan – kesalahan yang dilakukan pebasket dalam melakukan lay up antara lain :

  1. Pebasket tidak bisa memperkirakan langkanya dalam melakukan lay up.
  2. Pebasket tidak bisa memegang bola saat lay up.
  3. Saat melangkah, pebasket melebihi langkah yang telah ditentukan.
  4. Pebasket tidak bisa cara meletakkan atau melepaskan bola ke ring basket.

Teknik lay up

  • Dalam melangkah saat melakukan lay up, pertama melangkah selebarnya kemudian langkah – langkah berikutnya diperkecil, kemudian saat bola sudah tidak di drible langkah semakin diperkecil.
  • Dalam memegang bola, bola dipegang sejajar dengan badan agar bola tidak mudah direbut oleh lawan.
  • Saat melangkah dalam lay up, gunakan langkah selebar-lebarnya supaya lebih dekat dengan ring basket, melangkah dalam lay up ada dua macam, pertama melangkah saat mendrible bola dan saat tidak mendrible bola. Saat mendrible bola gunakan drible tinggi agar langkah kita cepat. Kemudian langkah saat tidak mendrible bola, agak diperkecil dan langkah hanya boleh dilakukan 3 kali langkahan.Jika melebihi akan berakibat traveling.
  • Dalam meletakkan bola dilakukan dengan cara pegang bola dengan jari – jari tangan, angkat bola setinggi – tingginya dengan kedua tangan. Jika melakukan lay up dengan kedua tangan dan satu tangan. Jika lay up dengan satu tangan, kemudian loncat setinggi – tingginya dan letakkan bola dengan jari – jari tangan ke dalam ring. Dalam meletakkan bola lakukan dengan rileks, jangan terlalu keras dan jangan terlalu pelan. Perkirakan bola itu bisa masuk ke dalam ring basket.

 

2.5  Teknik menembak

Menembak adalah sasaran akhir setiap bermain, juga termasuk unsur yang menentukan kemenangan dalam pertandingan sebab kemenangan ditentukan oleh banyaknya bola yang masuk dalam keranjang (basket). Setiap serangan selalu berusaha untuk dapat melakukan tembakan. Dasar-dasar teknik menembak sebenarnya sama dengan teknik operan, disamping itu juga tepat tidaknya mekanika gerakan dalam menembak menentukan baik buruknya tembakan. Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain bola basket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tadi serta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan bola basket, walaupun tidak sempurna.

Kesalahan – kesalahan dalam teknik menembak atau shooting :

  1. Pebasket salah dalam memegang bola, dalam hal ini kesalahan ada pada memegang bola,seharusnya dalam memegang bola dalam menembak telapak tangan tidak boleh menyentuh bola hanya jari kedua tangan saja yang menyentuh dan posisi kedua tangan pertama harus sejajar dengan bola, kemudian saat mau melepaskan bola posisi tangan berubah, salah satu tangan menghadap kepapan atau kedepan dan satunya lagi menghadap kesamping untuk mengarakan bola.
  2. Posisi kaki atau tumpuan kaki salah, posisi kaki saat akan melakukan shooting adalah buka lebar kaki sejajar dengan tubuh dan sebagian depan kaki agak masuk kedalam.
  3. Sikap tangan sesudah melepaskan bola. Saat sudah melepas bola tangan harus tetap mengikuti lepasan bola, jangan sampai sudah melepas bola tangan ditarik kebelakang, itu akan menyebabkan bola akan melenceng.

Cara melakukan tembakan atau shooting adalah :

  1. Anda pegang bola tersebut dengan dua tangan supaya shoot tersebut bisa terarah dgn baik.
  2. Setelah itu angkat bola sampai di depan muka, tetapi agak ke atas sedikit, lalu anda arahkan bola tersebut ke ring. Pastikan bola diarahkan ke arah ruang segi empat di area jaring basket dan kedua kaki mengarah ke posisi ring basket.
  3. Shooting yang baik itu dengan menggunakan tangan kanan, yang kiri hanya untuk mengarahkan saja.
  4. Waktu melempar bola, tenaga harus datang dari kedua kaki bukan tangan, dan badanpun harus mengikuti gerakan menembak. Yang jelas latihan menembak harus sering Anda lakukan karena sehebat apapun defender (pemain bertahan) menjaga di samping Anda sewaktu pertandingan tidak akan banyak menolong Anda.

 

2.6  Teknik Pivot
Pivot adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan, yaitu dengan jalan memutar tubuh ke segalah arah  dengan satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki lain dapat berputar 360o.

Kesalahan – kesalahan yang dilakukan dalam melakukan teknik pivot adalah :

  1. Cara pemegangan bola salah. Dalam memegang bola gunakan dengan kedua tangan dan posisi bola sejajar tingginya dengan dada.
  2. Posisi badan. Posisi badan agak membungkuk kedepan untuk melindungi bola agar tidak direbut oleh lawan.
  3. Tumpuan kaki. Kesalahan pebasket dalam melakukan tumpuan kaki adalah pebasket menggunakan bagian belakang kaki untuk menumpu. Dalam melakukan pivot bagian kaki yang depan yang digunakan, karena bagian depan kaki mempunyai keseimbangan lebih dari pada bagian belakang kaki.

Cara melakukan teknik pivot yang benar adalah :

  1. Anda pegang bola tersebut dengan kedua tangan, sikut agak dinaikan keatas.
  2. Posisi kaki agak dibuka dan gunakan kaki bagian depan sebagai porosnya.
  3. Pivot yang baik itu dengan menggunakan kaki kiri sebagai poros dan yang  kanan digunakan untuk memutar tubuh.

 

2.7  Rebound

Rebound adalah suatu istilah dalam permainan bola basket dimana seorang pemain menangkap atau mendapatkan bola pantul yang tidak berhasil masuk yang ditembakkan oleh pemain lain. Pebasket yang melakukan rebound kebanyakan adalah yang berada posisi center (tengah) dan Power Forward. Karena rebound lebih efektif untuk orang yang bertubuh lebih tinggi dan yang lebih dekat dengan ring basket. Rebound terbagi menjadi dua jenis, yaitu Offensive Rebound dan Defensive Rebound. Offensive Rebound terjadi jika pemain mendapatkan bola pantul yang tidak masuk yang ditembak oleh teman, sedangkan Defensive Rebound terjadi jika pemain mendapatkan bola pantul yang tidak berhasil masuk yang ditembak oleh pihak lawan. Biasanya Defensive Rebound lebih banyak dibanding Offensive Rebound dalam suatu pertandingan, hal itu dikarenakan pebasket itu lebih dekat dengan ring basket dibanding pihak lawan.

Kesalahan – kesalahan dalam melakukan teknik rebound :

  1. Pebasket jauh dari ring basket. Saat akan melakukan rebound pebasket harus dekat dengan ring agar lebih mudah menengkap bola yang tidak masuk kedalam ring.
  2. Timing loncatan. Lakukan loncatan jika bola sudah pada ukuran loncatan pebasket, jadi jangan loncat dahulu sebelum bola itu dalam ukuran loncatan pebasket.
  3. Waktu sudah memegang bola. Biasanya sikap pebasket saat sudah memenangkan rebound tetap pada posisi awal tidak menjauhkan bola dari jangkauan lawan. Itu menyebabkan bola mudah direbut oleh lawan. Jadi saat sudah menangkap bola alihkan badan dengan membelakangi lawan jadi lawan akan  kesulitan dalam merebut bola.

2.8 Block Shot

Melakukan blok terhadap tembakan lawan dalam basket adalah suatu istilah dimana seorang pemain bertahan melakukan lompatan dan berhasil menghalangi/menahan bola yang sedang dilempar oleh pihak lawan atau penyerang, sehingga bola tidak berhasil melaju dan masuk kedalam ring. Pemain bertahan  tidak diperbolehkan menyentuh tangan pihak lawan yang sedang melempar bola, jika tersentuh maka akan terjadi pelanggaran. Blok dapat dilakukan dengan satu  tangan ataupun dua tangan.

Kesalahan – kesalahan yang sering dilakukan oleh pebasket pada teknik block shot adalah :

  1. Tangan pebasket yang akan melakukan block shot di condongkan ke depan, itu akan mudah terjadi pelanggaran.
  2. Tubuh pebasket berpindah atau bergerak.

Teknik dalam melakukan block shot :

  1. Angkat kedua tangan keatas ( hand up).
  2. Halangi pengelihatan lawan dengan kedua tangan, untuk merusak konsentrasi tembakan lawan.
  3. Jika lawan mendekati Anda, Anda jangan sampai bergerak biarkan lawan menabrak anda dan tangan anda tetap keatas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3. PENUTUP

3.1  Kesimpulan

Secara garis besar permainan bola basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting).Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan permainan bola basket hidup dan bervariasi. Dalam teknik memegang, mengoper dan menerima bola rata – rata kesalahan ada di bagian tangan pebasket. Pada teknik mendribel kesalahan berada pada posisi badan, pada teknik lay up kesalahan ada pada bagian langkah dan tangan saat akan melepas atau menaruh bola pada ring basket. Pada teknik menembak kesalahan ada pada bagian tangan (cara memegang bola) dan pada posisi kaki (kuda – kuda kaki). Pada teknik pivot kesalahan terjadi karena posisi kaki. Pada teknik rebound kesalahan ada pada badan pebasket saat pebasket sudah memegang bola dan pada teknik block shot kesalahan ada pada bagian tangan dan badan pebasket.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR RUJUKAN

Internet. 2009. Tehnik Basket. http://www.bloggaul.com/anassepty

———-. 2009. Tehnik Basket. http://www.sameng.blogdetik.com/

———-. 2009. Tehnik Basket. http://www.yudhis01.wordpress.com/

———-. 2009. Tehnik Basket. http://www.khenalwin.wordpress.com/ 2008/09/21/basket/

———-. 2009. Tehnik Basket. http://www.tunggara.wordpress.com/

Kosasih, Engkos. 1981. Olah Raga dan Kesehatan. Jakarta: BPK Gunung Mulia

Slamet SR.1987. Pendidikan Jasmani. Jakarta: Tiga Serangkai

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: